Terus terang, kami kurang fahamĀ mengapa kedua band ini disebut-sebut sebagai band alay. Apakah mereka ini idola para alay? atau dari bandnya sendiri yang terdiri dari orang-orang alay? atau karena penampilannya mereka yang terlalu ‘alay-look’ ?
Baiklah, daripada kami menyebut mereka alay secara personal (karena bisa menimbulkan pro dan kontra
), mending kami sebut mereka alay dari segi fashion saja.
Buat mas baju putih, baju dikeluarin setengah, dengan ikat pinggang terjuntai dipadu dasi corak polkadot sungguh tidak ada bagus-bagusnya.
Dan sepertinya kami menemukan sebuah kekompakkan disini: kaus, celana aksen rantai, plus kalung. ABG sekali gaya kalian…
Kalo mas-mas Kangen band ini, sejujurnya fashionnya standard aja sih. Cuma mereka sepertinya senang berfoto dengan pose alay. Mas baju merah, pose anda dengan telunjuk di bibir sungguh menyiratkan hasrat kealayan anda.



